Cara Mencegah Rasa Baper & Tumbuh Perasaan Sama Orang Selain Pasangan
Cara Mencegah Rasa Baper & Tumbuh Perasaan Sama Orang Selain Pasangan

[TANYA]
“Ada cara mencegah baper dan tumbuh perasaan sama orang selain pasangan? ‘Kan banyak tuh kejadian cinlok sama temen sekantor, temen seorganisasi, temen sekampus, temen sekomunitas, dsb. Apalagi kalau kita emang pernah punya sejarah sama dianya dulu, jadi sudah ada bibit-bibit perasaan. Gimana caranya membatasi perasaan itu supaya ga tergoda selingkuh dan merusak pernikahan?”

[JAWAB]
soal baper dan selingkuh adalah topik tergurih yang tidak pernah habis peminatnya.

jika tulisan-tulisan sebelumnya belum mengulik spesifik apa yang harus dilakukan APABILA PERASAANNYA SUDAH ADA. saya belum bongkar bagaimana MEMATIKAN PERTUMBUHAN BIBIT CINTA ITU sebelum terjadi selingkuh..

jadi saya akan bahas itu sekarang.

kamu siap belajar hal baru ‘kan?

sekedar merasa suka dan tertarik itu tidak salah, karena itu terjadi otomatis diluar kendali kita. itu seperti refleks, muncul begitu saja saat kamu lihat sesuatu yang menarik perhatian. sampai di sini, kamu tidak melakukan kesalahan apa-apa. sekedar tertarik seseorang selain pasangan kita itu bukan selingkuh, itu hanya gejolak psikologis dan biologis belaka..

namun BAPER.. nah itu merupakan hasil ulah kamu sendiri, keputusan sadar yang kamu buat berulang-ulang, pelanggaran kamu!

camkan formula penting ini: CINTA ADALAH HASIL INVESTASI.. yang berarti perasaan kamu bertumbuh KARENA KAMU memberi ataupun melakukan sesuatu pada orang yang disukai. semakin banyak kamu berusaha, semakin perasaan kamu padanya jadi bertambah.. alias semakin baper!

mudah dimengerti ‘kan?

good, yuk saya lanjutkan dengan sebuah cerita..

Ari punya uang Rp1.000.000 yang setengahnya adalah biaya keanggotaan gym dan setengahnya lagi dia bebas gunakan sesuka hati. suatu sore Ari melihat jajanan baru di perjalanan pulang dari kantor, jadi dia sempatkan diri mencobanya karena toh murah hanya Rp.10.000..

setelah dicicipi ternyata rasanya enak juga, sehingga Ari membelinya besoknya dan besoknya lagi selama seminggu penuh. tanpa terasa Ari habiskan nyaris seratus ribu rupiah untuk jajanan itu dan tanpa sadar dia mulai kecanduan. pada minggu-minggu berikutnya dia jadi berani mengeluarkan uang sedikit lebih banyak, sampai akhirnya habislah lima ratus ribu..

coba tebak apa yang akan dilakukan Ari bila sudah sampai titik ini. kemungkinan besar dia akan (tergoda) mengkorupsi sebagian dari Rp500,000 uang iuran gym itu demi bisa membeli jajanan favoritnya. jika diteruskan, suatu saat Ari tidak bisa melanjutkan keanggotaan gym-nya..

Ari mencicil investasi, sampai akhirnya dia kecanduan dan mengabaikan komitmen dirinya. demikian juga proses perselingkuhan. seseorang biasanya tidak dengan sengaja ingin merusak hubungannya, tapi dia tanpa sadar menanam investasi sedikit demi sedikit pada (satu) orang lain di luar hubungannya..

ngobrol sebentar, curi-curi waktu becandaan, makan siang sekali, lembur sedikit, makan malam lagi, antar jemput sebentar, dst. semua waktu, tenaga, dan usaha itu perlahan-lahan akan bertumpuk, sehingga perasaan suka dan tertarik itu bertumbuh jadi kecanduan dan kebutuhan..

sekali lagi saya ulang: tidak ada yang salah dengan menyukai seorang yang cantik, ganteng, hebat selain pasangan kita. berinteraksi dan bersahabat dengannya itu tidak salah. sekedar menyukai orang lain itu tidak selingkuh, tapi APA YANG KAMU LAKUKAN DENGAN RASA SUKA ITU-lah yang berpotensi picu baper (dan suatu saat jadi selingkuh). sadari bahwa rasa suka itu bisa berubah jadi lebih pekat mengikat ketika kamu TERUS BERUSAHA MELAKUKAN atau MEMBERIKAN SESUATU pada orang tersebut..

jadi cara terbaik membatasi perasaan suka itu adalah dengan SEMAKSIMAL MUNGKIN m̲e̲n̲g̲h̲a̲b̲i̲s̲k̲a̲n̲ ̲h̲i̲d̲u̲p̲ ̲k̲i̲t̲a̲ ̲u̲n̲t̲u̲k̲ ̲m̲e̲m̲b̲a̲h̲a̲g̲i̲a̲k̲a̲n̲ ̲d̲i̲r̲i̲ ̲s̲e̲n̲d̲i̲r̲i̲ ̲d̲a̲n̲ ̲p̲a̲s̲a̲n̲g̲a̲n̲.. sampai tidak ada sisa yang idle, agar tidak ada ‘tanpa sengaja’ terpakai untuk orang lain.

dalam analogi Ari tadi, dia perlu mengunci Rp500.000 kontrak membership gym, menambahkan Rp200.000-300.000 lagi untuk beli suplemen nutrisi, lalu sisanya dipakai untuk kegiatan seru apapun yang TIDAK MELIBATKAN jajanan dekat kantor itu. semakin kecil sisa uang yang dimiliki Ari, semakin dia tidak memiliki kesempatan berinvestasi pada kesukaannya itu.. alhasil rasa sukanya akan terbatasi.

seperti itulah cara menghadapi rasa suka yang mendadak muncul pada orang selain pasangan. tambahkan investasi uang, waktu, tenaga kamu pada hubungan kalian berdua hingga ‘habis-habisan’. lakukan SESEGERA MUNGKIN ketika kamu terpercik rasa kagum, nyambung, nyaman, suka..

jangan menunda dan denial, “Ah dia ga seganteng/secakep itu kok,” atau “Ga mungkin selingkuh lah, aku kan tipe setia.” segala sesuatu selingkuh pada waktunya.. cos nobody is ever immune to cheating.

ini memang perlu kedisiplinan, namun tidak sesulit yang kamu pikirkan JIKA KAMU LAKUKAN SEJAK DINI, alias saat perasaannya masih kecil dan halus. seiring waktu, rasa itu akan gugur, sementara rasa cinta dan sayang pada pasangan jadi meningkat drastis.. ingat formula cinta adalah hasil investasi di atas ‘kan? 😉

dengan melakukan ini, kamu bisa tetap BEBAS BERTEMAN DENGAN SIAPA SAJA -bahkan dengan orang-orang yang kamu suka itu- tanpa perlu khawatir jadi baper, cinlok, ataupun terpeleset selingkuh.. karena perasaan sukanya akan terkendali, bahkan mati seiring waktu.

pasangan juga bisa santai tidak perlu cemburu ataupun drama posesif terhadap pergaulan kamu, karena dia BISA MERASAKAN SENDIRI KAMU SETIA TIDAK MENGURANGI APAPUN dalam hubungan kalian, bahkan dia bisa lihat kamu MAKIN MENAMBAH KEPEDULIAN..

itu baru hubungan orang dewasa..

logis dan sederhana banget ‘kan?

 

(source:HS/KLSCNT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here